Araksi Minta APH Bersama Poltek Untuk Turun Dan Uji Material Pembangunan Jalan Desa Strategis Di Kec.Miobar TTU

Dibaca 461 kali

Kondisi jalan di Desa Satab dan Desa Fatuneno, Kec. Miomaffo Barat, Kab.TTU

Kefamenanu, faktahukumntt.com ; 7 September 2022

Aparat Penegak Hukum (APH) bersama Politeknik diminta untuk turun dan uji material proyek pembangunan jalan Desa strategis ruas jalan Desa strategis Eban menuju Desa Satab dan Desa Fatuneno, Kecamatan Miomaffo Barat, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Hal ini disampaikan oleh Ketua Araksi TTU, Charly Bakker yang ditemui media ini di Kefamenanu, Rabu, 07/09/2022.

Ketua Araksi TTU, Charly Bakker mengatakan tentunya kita (Araksi) minta APH bersama Politeknik untuk turun dan uji material proyek pembangunan jalan Desa strategis ruas jalan Desa strategis Eban menuju Desa Satab dan Desa Fatuneno, Kecamatan Miomaffo Barat, Kab. TTU. Hal ini tentunya kami sampaikan karena sesuai dengan hasil observasi kami ( Araksi TTU) dilokasi proyek pembangunan jalan desa strategis ruas jalan desa strategis Eban menuju Desa Satab dan Desa Fatuneno, Kab.TTU tentunya kami mengawatirkan hasil pembangunan jalan tersebut yang sumber dananya dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) dan diduga tidak memiliki kualitas penggunaan.

Baca Juga :   Araksi NTT Minta 30 Anggota DPRD TTU Segera Kembalikan Uang Reses TA. 2020 ke Kas Negara, Ada Apa Yah?

“Hal ini dapat ditandai dengan terdapatnya aspal yang tipis, jalan yang sempit, sebagian aspal yang sudah rusak, pembuatan penahan yang miring, ukuran luas aspal tidak menentu atau pinggir-pinggir kelihatan berbentuk liku-liku,” jelasnya.

Lanjutnya tentu pembangunan jalan ini tidak memiliki kualitas sehingga dalam beberapa tahun kedepan diperkirakan jalan ini akan rusak pada musim hujan, akan rusak apabila ada kendaraan berat yang melintas dan rawan kecelakaan akibat jalan yang sempit. bebernya.

” Pekerjaan seperti ini namanya asal- asalan artinya kontraktor tidak profesional sehingga hasil dari pekerjaan ini juga dinilai janggal,” bebernya

Baca Juga :   Terima Gaji PNS Guru Tanpa Bekerja, Ketua KPU TTU Resmi Dilaporkan Atas Dugaan Korupsi

Lanjutnya tentu kita ( Araksi) meminta aparat penegak hukum (APH), Politeknik untuk segera turun uji kelayakan dilokasi tersebut.ucapnya

” Tentunya kita harus mengetahui material pengaspalan untuk memastikan kualitas aspal yang dipakai”.tutupnya.

Dikesempatan yang sama kontraktor pembangunan jalan desa strategis ruas jalan desa strategis Eban menuju Desa Satab dan Desa Fatuneno dari PT. Sumber Indah Sejati saat dikonfirmasi media ini lewat telepon selulernya 081212098XXX mengatakan bagaimana? saat wartawan memperkenalkan diri dan ingin mewawancarai,kontraktor engan memberikan komentar lalu ponsel tersebut dinonaktifkan.( Fe Naiboas)

Baca Juga :   Warga Keluhkan Camat Mutis TTU Yang Diduga Jarang Masuk Kantor
Tulisan ini berasal dari redaksi
Tetap terhubung dengan kami:

Comment