TTU, NTT – Kini akses jalan penghubung di Desa Naob, Kecamatan Noemuti Timur, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Provinsi Nusa Tenggara Timur, hingga kini masih mengalami kerusakan parah akibat longsor.
Salah satu warga Desa Naob meminta adanya kerja sama antara pemerintah desa, tokoh Agama dan masyarakat agar akses jalan tersebut dapat diperbaiki secara permanen.
Hal ini disampaikan oleh salah satu warga Desa Naob saat ditemui media ini di kediamannya, Kamis (1/1/2026). Ia menjelaskan bahwa jalan yang putus tersebut merupakan jalur utama penghubung dari Haekto, Desa Naob, Kecamatan Noemuti Timur menuju Kota Kefamenanu maupun ke Kabupaten Timor Tengah Selatan (Soe).
“Jalan di Desa Naob ini sudah lama putus akibat longsor. Jalan ini sangat penting karena menjadi satu-satunya akses menuju Kefamenanu dan juga ke Kabupaten TTS,” ungkapnya.
Ia menambahkan, pada November 2025 lalu, sejumlah masyarakat secara swadaya mengumpulkan dana dan bergotong – royong memperbaiki jalan yang putus dengan menggunakan kayu papan. Upaya tersebut dilakukan agar akses transportasi tetap bisa digunakan, meskipun terbatas.
“Waktu itu kami perbaiki secara swadaya pakai papan kayu. Jalan ini hanya bisa dilalui pejalan kaki, sepeda motor, serta mobil pikap atau mobil kijang. Untuk kendaraan besar seperti truk tidak bisa lewat,” jelasnya.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

