FK – Sekretaris Desa Nansean, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), masih kosong karena kepala desa, Ady Kono, belum membuka seleksi perangkat desa yang baru, meskipun telah menerima surat dari Camat Insana untuk segera mengisi kekosongan tersebut.
Menurut Ady Kono, keputusannya untuk belum membuka pendaftaran terkait keuangan desa yang terpotong sebesar Rp.102.000.000,00.
“Kita harus prioritaskan pembangunan fisik desa, namun kekurangan anggaran membuat kami menunda perekrutan,” ujarnya.
Selain itu, Ady Kono juga menyoroti situasi politik yang masih panas di tingkat desa. “Untuk menjaga stabilitas, kami memilih untuk menunda seleksi hingga situasi kondusif,” tambahnya.
Meski demikian, Ady Kono menegaskan tanggung jawabnya untuk menyediakan perangkat desa yang berkualitas.
“Kami akan umumkan jadwal perekrutan kepada masyarakat, sesuai dengan peraturan daerah TTU tentang perangkat desa,” katanya.
Sementara itu, wartawan menanyakan alternatif yang dipilih oleh kepala desa terkait pelantikan perangkat desa baru.
“Kami mempertimbangkan dua opsi, baik pelantikan tahun ini dengan perekrutan tahun depan, atau sebaliknya,” ungkap Ady Kono.
Diharapkan dengan keputusan yang diambil, desa Nansean dapat tetap menjaga stabilitas dan kualitas pelayanan kepada masyarakatnya.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

