“Kami sangat kecewa karena pencairan dana dilakukan tanpa melibatkan anggota kelompok. Kami menuntut agar Kepala Desa segera menjelaskan berapa total dana yang dicairkan dan untuk apa saja dana tersebut digunakan. Ini menyangkut kepercayaan dan hak seluruh anggota kelompok,” tegasnya.
Pihak kelompok tani berharap agar pengelolaan dana kelompok dilakukan secara transparan dan akuntabel sesuai kesepakatan bersama. Mereka juga meminta adanya pertanggungjawaban resmi dari Kepala Desa terkait dugaan pencairan dana secara sepihak tersebut.
Selain itu kami sebagai anggota kelompok tani minta instansi terkait untuk lakukan pemeriksaan kepada oknum kades tersebut yang diduga telah menggunakan dana kelompok tani Sesuka hati.tutupnya.
Saat dihubungi melalui WhatsApp, Kepala Desa belum memberikan keterangan. Namun, media ini akan terus berupaya untuk mendapatkan konfirmasi dari Kepala Desa Taunbaen Timur, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU).
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

