“Kami akan segera memanggil Jaksa TTU untuk menjelaskan progres penanganan kasus ini. Tidak boleh ada penutupan terhadap pengawasan dari pihak lain,” tegas Raka Putra Dharmana.

Araksi NTT pun diminta untuk terus melakukan investigasi dan memastikan bahwa semua pihak yang terlibat dalam proyek tersebut, baik kontraktor maupun pejabat pemerintah, transparan dalam memberikan informasi mengenai penanganan kasus oleh jaksa. Hal ini penting untuk menghindari adanya pihak yang menyalahgunakan nama jaksa untuk keuntungan pribadi.

“Kami berterima kasih kepada Araksi atas perhatian dan informasi yang diberikan. Kami segera menindaklanjuti masalah ini,” tutup Kasi Penkum.

Kasus ini menjadi perhatian publik karena menyangkut penggunaan dana negara yang sangat besar, dan diharapkan Kejati NTT dapat memastikan proses hukum berjalan transparan dan akuntabel.

Dengan dukungan dari Araksi NTT, diharapkan penanganan kasus ini bisa segera menemui titik terang demi keadilan dan kepentingan masyarakat luas.

Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.