“Kami sudah koordinasi dengan Kepala Desa Oehalo yang baru, Bapak Dolfinanus Buatefa, S.Sos, namun beliau menyatakan tidak mau bertanggung jawab atas pembangunan enam rumah tersebut,” ujar warga tersebut.

Lebih lanjut, warga menduga bahwa sisa anggaran dari pembangunan tersebut turut dikelola oleh kepala desa saat ini. Oleh karena itu, masyarakat berharap agar pemerintah desa saat ini tidak lepas tangan dan turut bertanggung jawab dalam menyelesaikan masalah ini.

Menanggapi hal tersebut, saat dikonfirmasi oleh media ini, Kepala Desa Oehalo, Dolfinanus Buatefa, S.Sos, menyampaikan bahwa dirinya sedang sibuk dan meminta wartawan untuk datang langsung ke kantor desa.

“Adik, sementara saya masih sibuk. Adik bisa langsung datang saja ke kantor desa biar sekalian lihat fisiknya. Baik, adik, sementara saya masih sibuk. Nanti saya konfirmasi balik,” ujar Dolfinanus singkat.

Warga berharap agar instansi terkait di tingkat kecamatan maupun kabupaten segera turun tangan untuk menindaklanjuti proyek mangkrak tersebut, agar dana desa yang digelontorkan benar-benar dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.