Linda Mutik mengganti nomor ponsel usai kematian suaminya.
Pakaian dan celana dalam korban dikirim ke kampung lewat orang lain, bukan oleh istri, dan tidak disimpan di rumah.
Rumah korban dalam keadaan tertutup pada hari kejadian, teriakan baru terdengar dari istri setelah korban ditemukan meninggal.
Keluarga Linda mengaku bermimpi buruk sebelum kejadian, sementara keluarga besar almarhum tidak merasakan hal serupa.
Pihak kepolisian juga sempat merekam pengakuan Agustinus yang mengatakan ia sendiri yang melakukan tindakan tersebut. Namun keluarga menduga pengakuan itu dibuat untuk melindungi anak-anak korban yang mungkin tertekan atau terancam oleh pihak lain.
Karena itu, keluarga besar secara resmi meminta Kapolres Belu untuk:
Melakukan penyelidikan dan penyidikan menyeluruh atas kasus dugaan bunuh diri ini.
Memanggil saksi-saksi penting yang mengetahui situasi sebelum dan setelah kejadian.
Melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di rumah almarhum yang selama masa duka tidak pernah dibuka dan kamar-kamarnya tetap terkunci.
“Kami tidak menuduh tanpa bukti, namun kami ingin kejelasan dan keadilan atas kematian Agustinus Amteme yang sangat tidak masuk akal ini,” tegas keluarga.
Keluarga berharap kepolisian segera menindaklanjuti permintaan otopsi demi mengungkap fakta sebenarnya dan memberikan jawaban yang transparan bagi seluruh pihak.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

