Waspada Terhadap Informasi Palsu

Indo Barometer meminta masyarakat untuk lebih berhati-hati terhadap informasi yang beredar, terutama yang mengatasnamakan lembaga resmi tanpa bukti otentik. Pihaknya juga mendorong media untuk memverifikasi informasi sebelum menyebarkannya ke publik.

“Kami berharap masyarakat dan media dapat lebih kritis terhadap informasi yang beredar. Verifikasi kepada pihak yang berwenang adalah langkah penting untuk menghindari penyebaran hoax,” imbuh Christopher.

Hoax Merusak Demokrasi

Christopher juga menekankan bahwa penyebaran survei palsu dapat merusak proses demokrasi yang sedang berlangsung. Ia mengingatkan semua pihak untuk menjunjung tinggi kejujuran dan integritas dalam mendukung Pilkada yang bersih dan transparan.

Dengan bantahan resmi ini, Indo Barometer berharap publik memahami bahwa survei yang beredar bukanlah hasil kerja lembaga mereka. Langkah hukum yang akan diambil diharapkan menjadi pelajaran bagi oknum-oknum yang mencoba mencemarkan nama baik lembaga survei independen.

Masyarakat diminta untuk lebih selektif dalam menerima informasi, terutama menjelang Pilkada. Indo Barometer memastikan akan terus menjaga kredibilitas dan integritasnya sebagai lembaga survei terpercaya di Indonesia.

Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.